Viral Rumah di Ponorogo Dirobohkan Pakai Alat Berat, Ini Dugaan Penyebabnya

Viral Rumah di Ponorogo Dirobohkan Pakai Alat Berat, Ini Dugaan Penyebabnya
Kondisi rumah di Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo yang telah dirobohkan pemiliknya sendiri, Senin (19/10/2026). (Istimewa)

Mahakamtoday.com, PONOROGO – Sebuah potongan video yang memperlihatkan perobohan rumah menggunakan ekskavator di Dukuh Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, viral di media sosial. Meski demikian, belum diketahui pemicu pembongkaran rumah tersebut.

Seperti video yang diunggah akun TikTok @m4m4.delma, nampak satu unit alat berat berjenis ekskavator berwarna biru merobohkan bangunan rumah permanen yang telah dicopot genteng dan kusen pintunya. Menurut warga sekitar, proses perobohan itu telah dilakukan beberapa hari sebelumnya dengan mencopot atap berbahan genteng dan kusen-kusen pintu serta jendela.

Salah satu warga, Panut Haryanto, mengatakan rumah berukuran sekitar 6 x 10 meter itu dibangun sekitar empat tahun lalu oleh seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) berinisial SJ, warga Desa Sidoharjo. Rumah tersebut dibangun di atas tanah milik mertuanya. Dalam kurun waktu tersebut, SJ disebut rutin mengirimkan uang hasil bekerja di Malaysia kepada sang istri berinsial P.

Namun, belakangan konflik rumah tangga pasutri tersebut santer terdengar di kalangan masyarakat. Meski demikian, konflik rumah tangga yang dimaksud hingga menyebabkan kedua belah pihak bersengketa masih belum diketahui secara pasti.

“Sebelumnya dibongkar dulu kayu-kayunya, genteng-gentengnya diturunin dulu, sudah sejak beberapa hari lalu. [Dugaannya selingkuh] ya kemungkinan seperti itu, kalau enggak ya nggak mungkin sampai dibongkar,” ujarnya, Senin (19/10/2026)

Sementara itu, Kapolsek Jambon, AKP Sarwoto membenarkan bahwa ada kejadian rumah yang dibongkar menggunakan alat berat oleh pemiliknya sendiri di wilayah hukumnya.

Ia menjelaskan, saat ini pasangan suami istri tersebut tengah mengajukan cerai di Pengadilan Agama Ponorogo karena alasan konflik rumah tangga. Namun, ia tidak menyebut lebih jauh pemicu kedua belah pihak akhirnya memutuskan bercerai.

“Benar bahwa ada sebuah rumah yang dirobohkan pemiliknya sendiri di wilayah hukum kami, untuk kedua belah pihak telah mengajukan cerai karena alasan konflik rumah tangga,” jelasnya.

Saat ini, kondisi rumah tersebut telah rata dengan tanah setelah dua hari belakangan dirobohkan alat berat. Sementara itu, penyebab pasti peristiwa tersebut masih menjadi misteri.

Leave a Reply